Gempungan Pelayanan Publik di Desa Cipinang

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 4 November 2025 - 18:48 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Cibatu, Bayu Permadi, dalam keteramgannya mengatakan, program ini adalah wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, Selasa (4/11/2025).

Indonesia1 Net

Purwakarta – Jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama melalui program Gempungan Pelayanan Publik yang menyasar langsung warga hingga pelosok desa. Hari ini, Selasa, 4 November 2025, program tersebut menyasar Desa Cipinang di Kecamatan Cibatu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Cibatu, Bayu Permadi, dalam keteramgannya mengatakan, program ini adalah wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, yang juga sejalan dengan semangat Cibatu Nanjeur yang berarti kemajuan dan peningkatan kualitas hidup warga.

Menurutnya, Kecamatan Cibatu memiliki 10 desa, di mana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor industri. Keberadaan berbagai perusahaan, baik PMD maupun PMA, membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar.

“Banyak warga Desa Cipinang yang bekerja sebagai buruh atau karyawan di perusahaan-perusahaan di sekitar desa. Sektor industri ini sangat membantu perekonomian masyarakat Cibatu,” kata Bayu Permadi.

Selain itu, Kecamatan Cibatu berbatasan langsung dengan Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang. Hal ini menjadikan masyarakat Cibatu beragam, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Pemerintah kecamatan menyadari pentingnya memahami perbedaan karakter masyarakat, terutama yang tinggal di perbatasan dengan kabupaten lain yang memiliki budaya dan ekonomi yang berbeda.

Untuk mewujudkan visi dan misi Bupati Purwakarta, Kecamatan Cibatu berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan sistem “jemput bola,” di mana petugas langsung mendatangi warga yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan dan kesehatan.

“Kami punya program terobosan, yaitu mendatangi langsung warga yang kesulitan mengurus administrasi kependudukan atau membutuhkan pelayanan kesehatan. Petugas kami door to door, berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan kependudukan. Alhamdulillah, program ini sangat membantu masyarakat,” kata Bayu Permadi.

Saat ini, program ini fokus pada pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan, dan mendapat respon positif dari warga. Camat Bayu juga menyampaikan terima kasih atas semangat dan motivasi yang terus meningkat di kalangan pegawai kecamatan. Ia juga mengajak seluruh warga Kecamatan Cibatu untuk tidak ragu menghubungi pemerintah jika membutuhkan bantuan pelayanan.

“Jika Bapak Ibu membutuhkan pelayanan dari pemerintah daerah, jangan sungkan untuk menghubungi kami. Semua pelayanan ini gratis,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar masyarakat waspada terhadap oknum yang mengaku bisa memberikan pelayanan dengan meminta imbalan.

“Jangan percaya jika ada oknum yang menawarkan jasa pelayanan dengan meminta bayaran. Kami sudah menekankan bahwa semua pelayanan, sesuai arahan Bapak Bupati, harus maksimal dan tanpa biaya,” tambah Bayu.

Bayu Permadi juga memberikan nomor telepon pribadinya (085212820988) dan meminta masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi pungutan liar dalam pelayanan publik. Dengan berbagai upaya dan inovasi ini, Kecamatan Cibatu berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. (Asp) **

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi
Kembangkan Ekonomi Karbon Digital, Wali Kota Teken Komitmen Awal dengan Indonesia Carbon Trade Association
Kajian BEM FH UNISBA“Membaca Ulang Pasal-Pasal KUHAP Yang Simpang Siur

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:15 WIB

Ponpes Tajul Alawiyyin: Jaga Kondusifitas di bulan Ramadhan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:13 WIB

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Kamis, 20 November 2025 - 15:34 WIB

Serikat Mahasiswa Tangsel Gelar Dialog Kritis soal RUU TNI dan Kontrol Sipil atas Militer

Selasa, 11 November 2025 - 04:05 WIB

Cegah Dini Ancaman Sindikat TPPO, Kantor Imigrasi Bekasi Komitmen Berikan Layanan Penerbitan Paspor Cepat Tepat Humanis

Minggu, 9 November 2025 - 17:18 WIB

​GWI Banten Akan Aksi Demo, Pejabat DLH Tangsel Makin ‘Kebal Hukum’? Dugaan Korupsi Rp 37 M Mandek di Kejaksaan

Minggu, 9 November 2025 - 03:10 WIB

Ganja Diselundupkan dalam Kerangka Vespa, Polisi Bongkar Jaringan Antarprovinsi

Kamis, 6 November 2025 - 00:20 WIB

Kapolresta Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung: Sinergi Lintas Instansi Kunci Tanggap Darurat Bencana

Senin, 3 November 2025 - 21:43 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Peran Alumni BEM Nusantara dalam Pendidikan Demokrasi dan Advokasi Hak Masyarakat

Berita Terbaru