RAPAT KERJA DAERAH (RAKERDA) DPD KNPI KOTA BANDUNG

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 13:15 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung-Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan tema “Optimalisasi Peran Pemuda, Wujudkan Bandung utama”, yang digelar di Aula Graha Binagkit pada Rabu (05/10/25).

Ketua Pelaksana Panitia Rakerda Alexander Ricky

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses: Rakerda akan diawali dengan Sidang Pleno Pertama untuk membahas tata tertib dan jadwal acara.

Pembagian Komisi: Setelah Pleno, akan ada pembagian komisi untuk menyusun Program Kerja dan Rekomendasi.

Hasil Akhir: Hasil dari komisi akan disahkan kembali di Pleno sebagai Program Kerja KNPI untuk 3 tahun ke depan.

Prioritas dan Program

Prioritas Utama: Rakerda merupakan forum, di mana setiap Wakil Ketua memiliki programnya masing-masing. Arah ke depan akan diputuskan dalam Rakerda itu sendiri, murni dari para peserta, baik OKP (Organisasi Kepemudaan) maupun DPK (Dewan Pengurus Kecamatan) yang merupakan bagian dari KNPI.

Fokus Program: Fokus utama adalah pada pemuda.

Program Khusus: Tidak ada program khusus yang pasti. Program yang disiapkan saat ini (oleh panitia atau pengurus) hanyalah draf yang dapat dirubah total di Rakerda.

Penentuan Keputusan: Keputusan akhir akan mengikuti forum (peserta Rakerda), bukan keinginan pimpinan.

Harapan dari Pemerintah Kota Bandung Bisa

Sinergi apa pun hasil dari Rakerda bisa sinergis dengan Pemerintah Kota Bandung, terutama dalam hal program dan kebijakan.

Kontribusi: KNPI berharap dapat memberikan sumbangsih dan hasil agar pemuda di Kota Bandung bisa lebih maju lagi.**ungkapnya

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa SUCI Bergerak Gelar Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
BEM REMA UPI Refleksi Peringatan Hari HAM Sedunia
Perjuangkan Kesejahteraan Lansia Terlantar, Pendamping Sosial Kemensos Ajukan PKH untuk Kakek Mada
Tanggapi Pernyataan Obon Tabroni, Ketua Umum FORTAL Nusantara Minta Langkah Nyata DPR RI Perangi Obat Keras Terlarang Tipe G di Bekasi
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi
Kembangkan Ekonomi Karbon Digital, Wali Kota Teken Komitmen Awal dengan Indonesia Carbon Trade Association
Kajian BEM FH UNISBA“Membaca Ulang Pasal-Pasal KUHAP Yang Simpang Siur

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 00:15 WIB

Ponpes Tajul Alawiyyin: Jaga Kondusifitas di bulan Ramadhan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:13 WIB

Catatan Akhir Sekolah Gelar Do’a Bersama Pelajar se-Bogor, Perkuat Komitmen Tolak Tawuran dan Narkoba

Kamis, 20 November 2025 - 15:34 WIB

Serikat Mahasiswa Tangsel Gelar Dialog Kritis soal RUU TNI dan Kontrol Sipil atas Militer

Selasa, 11 November 2025 - 04:05 WIB

Cegah Dini Ancaman Sindikat TPPO, Kantor Imigrasi Bekasi Komitmen Berikan Layanan Penerbitan Paspor Cepat Tepat Humanis

Minggu, 9 November 2025 - 17:18 WIB

​GWI Banten Akan Aksi Demo, Pejabat DLH Tangsel Makin ‘Kebal Hukum’? Dugaan Korupsi Rp 37 M Mandek di Kejaksaan

Minggu, 9 November 2025 - 03:10 WIB

Ganja Diselundupkan dalam Kerangka Vespa, Polisi Bongkar Jaringan Antarprovinsi

Kamis, 6 November 2025 - 00:20 WIB

Kapolresta Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung: Sinergi Lintas Instansi Kunci Tanggap Darurat Bencana

Senin, 3 November 2025 - 21:43 WIB

Pemkot Bekasi Dukung Peran Alumni BEM Nusantara dalam Pendidikan Demokrasi dan Advokasi Hak Masyarakat

Berita Terbaru